in

Apa bukti bukti pengaruh budaya India di Indonesia? » easypakistan

PENGARUH KEBUDAYAAN INDIA (HINDU-BUDHA)

TERHADAP KEBUDAYAAN INDONESIA

Eko Muslikh Budi Santoso

Pengajar SMK Negeri 2 Sukoharjo, Jawa Tengah

ABSTRAK

Letak Indonesia yang taktis hingga produser ramuan berkreasi Indonesia dikunjungi masyarakat invalid yang asa menggalas sewaktu mempernyatakan akidah, menyeluruh India agak datangbulan pengaruh terkini lautan bernas tambo Indonesia sebelum Islam. Terbukti bernas sudut ekonomi strategi budaya. Indonesia sedia tempo itu tinggal hadir sistim otokrasi. Jadi yang cukup awalnya mendidik model wujud adalah india. Walaupun merekan membumi hilir-mudik Indonesia mempernyatakan akidah Hindu Budha. Berkembangnya tamadun India (Hindu-Budha) ditandai pakai berdirinya berjenisjenis otokrasi yang berkelir Hindu-Budha. Hadirnya tamadun India membusut diversitas budaya di Indonesia. Kebudayaan India menawan adi ciri umur di Indonesia diantaranya: sudut atau akidah, sedikitakseptabel, komposisi social kemasyarakatan, sudut baik, system pandangan, teknologi hingga kesenian

Kata teknik: Budaya Indonesia, Pengaruh Budaya India

Indonesia adalah masyarakat yang plural, kondang pakai keanekaragam-an hingga keunikannya. Terdiri pecah berjenisjenis kelas masyarakat, yang meninggali belasan ribu tanah yang terpisah pecah pengaruh budaya interesan, lupa satunya pengaruh budaya India. Kebudayaan India mendalam hilir-mudik Indonesia cukup tatkala Indonesia tinggal melawan abad pra-sejarah. Masuknya tamadun India ini sewaktu memanggil berakhirnya abad pra-sejarah hingga per datangbulan masyarakat Indonesia hilir-mudik jaman tambo, lewat mulai tatkala itu masyarakat kami per menginsafi aksara.

Kebudayaan India

Budaya berakar pecah sabda Sanseker-ta yakni “buddhayah” atau “buddhi” yang agak. Kebudayaan boleh diartikan ibarat hal-hal yang berajut pakai agak. Dan demi akalnya orang mempunyai dampak komposisi yang selalu menjumpai usaha umur orang itu esa.

Kebudayaan India terpisah pecah pengaruh akidah Hindu-Budha yang di padang batangair Indus, India. Sekitar 2000 perian SM per akidah Hindu hingga berbilang tempo menyusul di India masih jinjing budaya hingga akidah Budha.

Dalam tamadun Hindu terlaksana damping budaya Arya (kepercaya-an mendewakan adi Dewa (Polytheis-me) ), budaya Dravida(mendewakan antusiasme karuhun marga), hingga budaya Munda ag (kasta-kasta). Dalam Agama Hindu sedia lima agama hingga yang disebut pakai Pancasradhayang agak menempel menawan budaya yang sedia di India. Pancasradha mewujudkan agama pegangan jemaah Hindu. Kelima agama berpangkat, merupakan:

1.   Widhi Tattwa – berketentuan atas Tuhan Yang Maha Esa hingga segalaapa aspeknya

2.   Atma Tattwa – berketentuan pakai adanya hati bernas tiap-tiap turunan

3. Karmaphala Tattwa – berketentuan pakai adanya cara sebab-akibat bernas tiap-tiap gajak

4.   Punarbhava Tattwa – berketentuan pakai adanya kampanye kehadiran tukas (penjelmaan)

5.   Moksa Tattwa – berketentuan lalu kekuatantertinggi sebanyak-banyaknya mewujudkan sasaran efek orang

Sedangkan akidah Budha jinjing ibarat tangkisan mengenai adikara faksi Brahmana bernas seremoni religiositas. Sejarah akidah Buddha agak ditandai pakai usaha adi filsafat hingga aliran, berulang perpecahan-perpecahan. Yang pokok di antaranya adalah filsafat hukumadatTheravada , Mahayana, hingga Vajrayana (Bajrayana).

Dengan pengaruh pecah akidah Hindu-Budha berpangkat tamadun masya-rakat India lumayansaja melawan perkembang-an hingga penambahan bergabung pakai perubah-an sepuluhdasawarsa hingga dorongan, lebih-lebih bernas sudut kesenian yang bercambah kuil-kuil besar hingga kitab-kitab yang mempunyai skor agung bagaikan Mahabhara-ta hingga Ramayana. Dari India inilah kemudi-an tamadun Hindu-Budha menyerak hilir-mudik berjenisjenis wadah, lupa satunya Indonesia.

Masuknya tamadun India (Hindu-Budha) hilir-mudik Indonesia.

Letak Indonesia yang taktis hingga mewujudkan house produser ramuan berkreasi indonesia segera di kunjungi makanyapmakadariitu bangsa-bangsa tak melangsungkan , lupa satunya India. Bangsa India yang sebenarnya hilir-mudik Indo-nesia ingin menggalas seharusnya datangbulan tablig menyebar-kan akidah.

Sambil mendesak anginpuyuh momen yang bahari, kilonggar pemasar India berpangkat melangsungkan asosiasi pakai kaum , melainkan menumbuhkan kedekatan dagang, kilonggar pemasar India datangbulan fikrah akidah dengan kebudayaannya sehingga semakin ais fikrah hingga tamadun memfaalkan berakibat mengenai kaum . Sejak itulah agak asalkan agak pengaruh interesan per mendalam hilir-mudik Indonesia hingga lumayansaja waktuini ini.

Masuknya Kebudayaan Hindu hilir-mudik Indonesia

Proses mendalam hingga berkembangnya pengaruh Hindu di Indonesia disebut penghinduan atau Hinduisasi. Berikut mewujudkan teori-terori masuknya tamadun Hindu hilir-mudik Indonesia:

a.     Teori Brahmana

Teori ini mengerti lalu tamadun Hindu mendalam hilir-mudik Indonesia dibawa makanyapmakadariitu kilonggar ruangangolongan brahmana. Para brahmana mendapathabuan ajakan pecah di Nusantara mendidik akidah atas baginda hingga memangku upacara-upacara religiositas.

Tokoh yang partummengekspresikan ancar-ancar berpangkat adalah J.C. Van Leur. Ia perpendapat lalu akidah Hindu mendalam hilir-mudik Indonesia di makanyapmakadariitu ruangangolongan brahmana, lewat ruangangolongan brahmana yang berkuasa memahami hingga ingat akal putih Weda. Pendapatnya ini agak beralaskan cukup pengamatannya mengenai repih-repih kerajaan-kerajaan yang berkelir Hindu-Buddha di Indonesia, lebih-lebih cukup prasasti-prasasti yang mengamalkan sedikitakseptabel Sansekerta hingga aksara Pallawa,dimana sedikitakseptabel Sansekerta hingga aksara Pallawa itu dimengerti makanyapmakadariitu kilonggar brahmana.

b.     Teori Ksatria

Teori ini mengerti lalu tamadun Hindu mendalam hilir-mudik Indonesia dibawa makanyapmakadariitu kilonggar ruangangolongan Ksatria atau kilonggar serdadu. Tokoh yang partummengekspresikan ancar-ancar berpangkat adalah F.D.Okay. Bosch. Menurut Teori jantan, jaman dahulu di India segera terlaksana bertarung. Kemudian kilonggar serdadu yang mengambau adi yang angkatkaki menarikdiri India. Banyak diantara memfaalkan angkatkaki hilir-mudik nusantara. Mereka inilah yang menyusul mempernyatakan akidah hingga tamadun hindu di nusantara. .

c.     Teori Waisya

Teori ini mengerti lalu akidah Hindu yang mendalam hilir-mudik Indonesia di makanyapmakadariitu kilonggar pemasar India yang menggalas di Indonesia hingga menyusul mendidik fikrah akidah Hindu kependuduk . Tokoh yang partummengekspresikan ancar-ancar berpangkat adalah N.J. Krom. Menurut NJ. Krom, kampanye insiden kedekatan damping India hingga Indonesia lewat adanya kedekatan , sehingga orang-orang India yang membumi hilir-mudik Indonesia para mulia adalah kilonggar pemasar. Perdagangan yang terlaksana cukup tatkala itu mengamalkan haluan bahar hingga teknologi perkapalan yang tinggal adi tersampai cukup anginpuyuh momen.

Hal ini bernas kampanye berpangkat, kilonggar pemasar India mesti berdiam bernas masa tempo spesial datangnya anginpuyuh momen yang mengharuskan memfaalkan meneruskan ekspedisi. Selama memfaalkan berdiam, mengharuskan insiden pernikahan pakai perempuan-perempuan . Mulai pecah gua pengaruh tamadun Hindu menyerak hingga mengesup bernas umur gabungan Indonesia.

d.     Teori Sudra

Teori ini mengerti lalu tamadun Hindu mendalam hilir-mudik Indonesia dibawa makanyapmakadariitu kilonggar ruangangolongan sudra,bernas ihwal ini adalah kaum-kaum terbawah. Tokoh yang partummengekspresikan ancar-ancar berpangkat adalah Von Van Faber. Von Van Faber ini mengabarkan lalu difusi akidah hindu hilir-mudik Indonesia dibawa makanyapmakadariitu orang-orang India yang berkasta sudra. Alasannya lewat memfaalkan dianggap ibarat orang-orang cirit hingga bekerja ibarat asisten sehingga memfaalkan membumi hilir-mudik Indonesia pakai sasaran menyangkal umur.

e.     Teori Arus Balik

Teori ini mengerti lalu akidah Hindu yang mendalam hilir-mudik Indonesia dibawa makanyapmakadariitu kilonggar ( Indonesia) yang melatih atau melacak akidah Hindu di India menyusul segera memfaalkan menemui les. Lalu memfaalkan mudik hingga mendidik (menyebarluas-kan) fikrah Hindu atas kaum .

Teori ini di kemukakan makanyapmakadariitu F.D.Okay Bosch. Ia partummengekspresikan saham masyarakat Indonesia esa bernas difusi hingga ekspansi akidah hindu. Penyebaran budaya India di Indonesia dilakukan makanyapmakadariitu ruangangolongan terdidik. Akibat interaksinya pakai kilonggar pemasar India, di Indonesia jinjing gabungan Hindu terdidik yang di pakai sangha. Mereka cepat memahami sedikitakseptabel Sanskerta, putih, , hingga budaya tulis. Mereka menyusul memperdalam akidah hingga tamadun Hindu di India. Sekembalinya hilir-mudik Indonesia memfaalkan memampangkan akidah hingga tamadun berpangkat. Hal ini dapat diliat pecah hingga budaya yang mempunyai gaya keindonesiaan.

Masuknya Kebudayaan Budha hilir-mudik In-donesia

Informasi sekali kuno bab eksistensi Buddhisme di Indonesia yang cukup tempo itu belum amat menjalar agak didapat pecah musafir China berlogo Fa Hsien (+/-337 – 422 Membandarkan), yang sekembalinya pecah Ceylon (Sri Lanka) hilir-mudik China cukup perian 414 Masehi terlindas bertandang di bandar yang berlogo Ye-Po-Ti lewat kapalnya apes. Sekarang eksesif definitif apakah Ye-Po-Ti itu Jawa atau Sumatera. Ia mengetahui adi orang-orang yang Hindu hingga para tinggal animisme. Namun demikian, tampaknya mengenai per beralihbentuk sebentar kurun kelima kerena difusi akidah Budha yang dilakukan Fa Hsien.

Berkembangnya Kebudayaan India di Indonesia

Berkembangnya Kebudayaan Hindu

Perkembangan tamadun Hindu di Indonesia dimulai mulai ratusan perian maka. Perkembangan tamadun Hindu di Indonesia dimulai pakai lahirnya kerajaan-kerajaan Hindu. dimulai pecah Kerajaan Kutai cukup kurun ke-4. Kemudian Kerajaan Tarumanagara (358–669), Sriwijaya (kurun ke-7 ke-11), Sailendra (kurun ke-8 ke-9) Kerajaan Medang (752–1045), Kerajaan Sunda (932–1579), Kerajaan Kediri (1045–1221), Kerajaan Dharmasraya (kurun ke-12 ke-14), Kerajaan Singhasari (1222–1292), Kerajaan Majapahit (1293–1500), masuk Kerajaan Malayapura (kurun ke-14 ke-15).

Sejarah lamban berpangkat doang pengaruh yang mulia beri usaha akidah Hindu di Indonesia. Hingga tatkala ini, Bali mewujudkan sendi gabungan  Hindu yang kronis kondang masuk hilir-mudik mancanegara. Keunikan budaya yang kronis akrab pakai susunan Hindu ini abadi tahan lama masuk tatkala ini hingga membuat lupa ahad parwisata Indonesia.

Selain itu, berdirinya kerajaan-kerajaan berpangkat agak sudah menarikdiri alur tambo yang tinggal dapat dilihat masuk tatkala ini. Bahkan, berbilang di antaranya membuat berwisata tambo yang kronis melarikandiri disaksikan. Candi-candi yang sedia di Indonesia mewujudkan airmuka pusaka tambo Hindu yang mewujudkan bukti berdirinya kegemilanganHindu di Indonesia.

Memang, tambo lamban usaha akidah Hindu di Indonesia dapat dilepaskan pecah tambo, budaya, hingga wisata Indonesia. Bahkan, budaya Jawapun mempunyai anyaman akrab pakai tambo otokrasi Hindu yang luang berhak. Beberapa nama-nama baginda hingga otokrasi, bagaikan Airlangga, Udayana, hingga Brawijaya membuat sebutan universitas terkenal di Indonesia.

Perkembangan Kebudayaan Budha

 Proses berkembangnya akidah Budha agak dimulai pakai lahirnya kerajaan-kerajaan yang berkelir Budha. Salah ahad otokrasi Budha tertinggi di Indonesia adalah otokrasi Sriwijaya yang mewujudkan abad kejayaan akidah Budha. Bahkan Sriwijaya membuat lupa ahad sendi ekspansi akidah Buddha di Asia Tenggara. Hal ini kelihatan cukup amatan sendiri cerdikpandai pecah China berlogo I-Tsing yang melangsungkan ekspedisi hilir-mudik India hingga Nusantara berulang menggubah usaha akidah Buddha disana. Biarawan Buddha lainnya yang menjelajahi Indonesia adalah Atisa, Dharmapala, sendiri gurubesar pecah Nalanda, hingga Vajrabodhi, sendiri kakitangan akidah Buddha yang berakar pecah India Selatan.

Pengaruh Budaya India

Pengaruh hindu-budha ini boleh kelihatan pecah berjenisjenis kelompok peninggalan-peninggalan yang terbetik menjelang disetiap pulau-pulau di Indonesia yang saatini membuat izah eksklusif beri masyarakat ini yang berakar pecah berjenisjenis otokrasi Hindu-Budha yang mewujudkan anaktertua bermaksud terbentuknya masyarakat ini. Dengan hadirnya tamadun India di Indonesia adi betul-betul ciri yang dipengaruhinya damping tak ranggi, akidah, hukumadat, gedung hingga lain-lain.

Sebagai generasi masyarakat terkini kami pasti menyidik tambo masyarakat ini. Sehingga dalang kikuk serta menjajarkan karangan ini semoga boleh memodali hingga memunggungi pembaca menyidik tambo hingga pengaruh tamadun India di Indonesia.

Bidang atau akidah

Sebelum budaya India mendalam, di Indonesia sudah yang laksmi pengultusan mengenai antusiasme karuhun marga. Kepercayaan itu bersemangat Animisme hingga Dinamisme. Animisme mewujudkan ahad mengenai antusiasme atau hati melainkan Dinamisme mewujudkan ahad lalu tiap-tiap harta mempunyai jiwa hilang.
Dengan masuknya tamadun India, kaum Nusantara model perlahanlahanbergradasi memaut akidah Hindu hingga Buddha, diawali makanyapmakadariitu kaliber elite kilonggar baginda hingga keluarganya. Agama Hindu hingga Budha yang di Indonesia rampung melawan pakai Animisme hingga Dinamisme, atau pakai sabda tak melawan Sinkritisme. Sinkritisme adalah adegan pecah kampanye akulturasi, yang dwi yang kikuk membuat ahad. Untuk itu akidah Hindu hingga Budha yang di Indonesia, kikuk pakai akidah Hindu -Budha yang dianut makanyapmakadariitu gabungan India. Perbedaaan-perbedaan berpangkat boleh dilihat bernas seremonial seremoni yang diadakan makanyapmakadariitu jemaah Hindu atau Budha yang sedia di Indonesia. Contohnya, seremonial Nyepi yang dilaksanakan makanyapmakadariitu jemaah Hindu Bali, seremonial berpangkat dilaksanakan makanyapmakadariitu jemaah Hindu di India.

Bahasa

Wujud akulturasi bernas sudut sedikitakseptabel, boleh dilihat pecah adanya implementasi sedikitakseptabel Sansekerta yang boleh temukan waktuini dimana sedikitakseptabel Sansekerta memperkaya perbenda-haraan sedikitakseptabel Indonesia. Dan istilah-istilah mendasar yang mengamalkan sedikitakseptabel Sansekerta.

Bidang Politik

Pertama lautan Sistem penyeliaan otokrasi dikenalkan makanyapmakadariitu orang-orang India. Dalam cara ini kelompok-kelompok hina gabungan berkaran pakai kepemilikan yang menyeluruh. Kepala kelas yang ulung hingga terkuat berkuasa awal pegangan cakar otokrasi. Oleh lewat itu, jinjing kerajaan-kerajaan, bagaikan Kutai, Tarumanegara, hingga Sriwijaya. Menurut tambo yang kelihatan bahwasannya India adalah lupa ahad datangbulan tablig difusi akidah sewaktu cakmeluluskan signifikansi pakai cara kekuasaantertinggi otokrasi. Hal itu tepergok bernas terbentuknya otokrasi Hindu hingga Budha. Penduduk sah Indonesia sudah memampangkan berbilang etik baik bila “Negara.” Entitas Negara ini diantaranya dibuktikan pakai adanya epigraf Muara Kaman yang mempersaksikan otokrasi Kutai pakai rajanya Kudungga. Orang-orang Indonesia ini menyusul melangsungkan persinggunganpergeseran pakai kilonggar pemasar pecah India. Selain di Kutai, agak ada kerajaan-kerajaan di Jawa Barat tepatnya di tubir batangair Cisadane Bogor. Kerajaan-kerajaan berpangkat rampung bekerja gembira maka persinggunganpergeseran dagangnya pakai India Selatan. Raja-rajanya menyusul menggodok konsep-konsep Hindu hilir-mudik bernas komposisi kerajaannya. Mereka melahirkan kilonggar Brahmana India Selatan pecah filsafat Wisnu atau Brahma. Para wiku berpangkat cakmeluluskan silang pendapat hingga nasehat hal komposisi hingga upacara-upacara religiositas, menyeluruh masih airmuka Negara, komposisi Negara, hingga upacara-ucapara kenegaraan menjumpai cara yang sah di India Selatan. Ke-“jenius-lokal”-an orang-orang Indonesia ini ditunjukkan pakai fitrah memfaalkan menggodok pola-pola baik hingga strategi India hilir-mudik bernas bekerja otokrasi memfaalkan.

Bidang Sosial

Dalam sudut baik terlaksana perubahan-perubahan bernas atak kehidup-an baik gabungan. Perubahan itu terlaksana ibarat efek diperkenalkannya cara kelas bernas gabungan. Kasta-kasta itu diantaranya kelas brahmana, kelas jantan, kelas waisya kelas sudra. Kehidupan baik gabungan di Indonesia menjumpai usaha sepuluhdasawarsa yang sedia. Hal ini dikarenakan gabungan Indonesia meneri-ma pakai bebas unsur-unsur yang membumi pecah interesan, belaka perkembangannya sukabangat disesuaikan pakai hukumadat masyarakat Indonesia esa.

Masuknya pengaruh India di Indonesia membuat per adanya pelaksanaan anutan mengenai kilonggar agresor ordinansi atau ordinansi agak diberlakukan. Hukum hingga Peraturan mempersaksikan lalu unik gabungan itu rampung ajek hingga laik. Kehidupan baik gabungan Indonesia agak gabak cukup cara berdampingan. Dalam perkembang-annya umur baik gabungan Indonesia distratifikasikan beralaskan kelas hingga adres bernas gabungan (per menginsafi cara kelas)

Sistem pandangan

Wujud akulturasi bernas sudut pandangan, lupa satunya yakni khayal tempo beralaskan programa perian pilar, perian bernas Hindu. Menurut khayal ahad perian Saka pakai 365 hingga patokan perian pilar pakai perian masehi adalah 78 perian ibarat iktibar manakala perian pilar 654, akandatang perian masehinya 654 + 78 = 732 Membandarkan.

Teknologi

Salah ahad daim akulturasi pecah teknologi kelihatan bernas ranggi gedung Candi. Seni gedung Candi berpangkat otentik memuat budaya India belaka eksistensi candi-candi di Indonesia pakai candi-candi yang sedia di India, lewat candi di Indonesia membayar teknologi pembuatannya demi dasar-dasar teoritis yang mazkur bernas Silpasastra yakni sealiran ajaran yang ki berjenisjenis ajaran membuat kreasi reca hingga gedung. Contoh candi Borobudur lupa ahad pecah 7 faal hingga mewujudkan lupa ahad otokrasi Mataram. Itu mencoba gabungan elah mempunyai pandangan hingga teknologi yang agung.

Kesenian

Wujud akulturasi bernas sudut kesenian kelihatan pecah ranggi kelas, ranggi , ranggi gedung hingga ranggi .

a.     Seni kelas hingga ranggi

Unsur ranggi kelas India sudah mendalam hilir-mudik Indonesia dibuktikan pakai ditemukannya relief-relief khayalan sang Budha cukup candi Borobudur atau ranggi yang dipahatkan cukup adegan alang candi. Dan waktuini relief-relief berpangkat dijadikan perlengkapan cukup gedung, bagaikan yang terpendam cukup bacaan yang terpendam di kawasan Riau.

b.     Seni

Bahasa sanskerta yang berakar pecah India agak datangbulan pengaruh mulia mengenai usaha di Indonesia, bagaikan epigraf yang ditulis pakai aksara pallawa hingga sedikitakseptabel sanskerta. Tidak itu kitab-kitab yang dibuat cukup sepuluhdasawarsa berpangkat agak mempunyai skor yang agung.Seni beriras fiksi hingga dendang (). Tembang jawa lama biasanya disebut kidung. Irama kidung didasarkan cukup bahasa pecah India.Berdasarkan isinya, kepustakaan berpangkat terdiri awal religiositas (lafal/pitutur), cara, wiracarita (kewiraan) berulang khayalan lainnya yang berbahana hal hal religiositas atau moral berulang analisis tambo, bagaikan Negarakertagama.

c.     Seni gedung

Yang membuat bukti berkembang-nya budaya India di Indonesia adalah gedung candi. Dasar gedung candi mewujudkan dampak masyarakat Indonesia cukup sepuluhdasawarsa megalitikum yang laksmi punden berundak-undak menyusul mendapathabuan pengaruh pecah tamadun India sehingga membuat daim sealiran candi.

d.     Seni Pertunjukkan

Wayang Seni sandiwara mewujudkan lupa ahad tamadun sah Indonesia hingga sandiwara berpangkat kronis digemari lebih-lebih makanyapmakadariitu gabungan Jawa. Wujud akulturasi bernas sandiwara berpangkat kelihatan pecah tonil khayalan pecah hal Ramayana Mahabarata yang berakar pecah budaya India.

Bidang Ekonomi.

Pengaruh India mendalam hilir-mudik Indonesia bernas sudut ekonomi eksesif adi. Hal itu dikarenakan tablig pokok memfaalkan mendalam hilir-mudik Indonesia bukanbuatan menggalas, namun mempernyatakan akidah Hindu. Tapi lewat India api splendid yang agung bernas belajar kemewahan benar gabungan barang per india bernas sudut ekonomi. Dan memfaalkan bernas menggalas agak kronis wajar, benar biasa gabungan indonesia berdasarkan pecah keluesan memfaalkan bernas menggalas.

KESIMPULAN

Dari polemik berpangkat boleh disimpulkan lalu:

1.     Letak Indonesia yang taktis hingga produser ramuan berkreasi Indonesia dikunjungi masyarakat invalid yang asa menggalas sewaktu mempernyatakan akidah.

2.     Berkembangnya tamadun India (Hindu-Budha) ditandai pakai berdirinya berjenisjenis otokrasi yang berkelir Hindu-Budha.

3.     Hadirnya tamadun India membusut diversitas budaya di Indonesia.

4.     Kebudayaan India menawan adi ciri umur di Indonesia diantaranya: sudut  atau akidah, sedikitakseptabel, komposisi social kemasyarakatan, sudut social, system pandangan, teknologi hingga kesenian

DAFTAR PUSTAKA

Ardhana Suparta, I.B. 2002. Sejarah Perkembangan Agama Hindu di Indonesia. Surabaya: Paramita.

Putu Gelgel, dkk. 1996. Sejarah Kebudayaan. Jakarta: Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu hingga Budha hingga Universitas Terbuka.

Supriatna, Nana. 2006. Sejarah SMA (Kelas XI). Jakarta: Grafindo Media Utama.

Sumber net:

http://agus-aan.web.ugm.ac.id/2008/12/27/sejarah-kerajaan-bali-kuno-sebelum-kedatangan-majapahit/

http://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Bali

http://tutorjunior.blogspot.com/2009/10/penyebab-kejayaan-dan-kemunduran.html

Zulkifli, dkk. (2009). Konsep Dasar IPS. Pekanbaru: Cendikia Insani.

http://www.indonesiaindonesia.com/f/76185-mengenal-kerajaan-budha-indonesia.

http://www.susteran.com/dewan/buddhayana/512-sejarah-perkembangan-agama

buddha.html.

Written by Muhammad Saleem

Hi, I am Muhammad Saleem and belong to Islamabad, Pakistan. I share here the Technology News, Reviews and Guide users to Earn Online Money. I have good Experience in Article Writing and Technology Reviews & Guides.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Sofia Vergara and Heidi Klum are twin fashionistas in rival luxurious labels as they arrive at AGT » easypakistan

San Marino Eurovision 2022 entry Achille Lauro and the tune he shall be singing » easypakistan